PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbanga) mulai matangkan perencanaan bantuan sosial (bansos) tahun 2027 dengan pendekatan berbasis data dan skala prioritas program.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran bansos lebih tepat sasaran serta selaras dengan kebutuhan riil masyarakat dan arah pembangunan daerah.
Kepala Bidang Sosial Budaya Bappelitbangda Parigi Moutong, Irdan SKM, mengatakan pihaknya telah mengusulkan sejumlah program, di antaranya bantuan bagi penyandang disabilitas serta pembagian sembako kepada masyarakat.
“Untuk tahun 2027, kami sudah memasukkan beberapa usulan penganggaran yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial. Program ini juga telah disinkronkan dengan program Gubernur,” ujarnya.
Dijelaskannya, usulan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian terhadap enam ranah prioritas pembangunan yang telah ditetapkan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.
Terkait potensi penyalahgunaan bantuan, terutama yang bersumber dari dana desa, Irdan menegaskan bahwa mekanisme penyaluran bantuan saat ini telah berbasis data dan sistem aplikasi, sehingga meminimalkan kemungkinan terjadinya penyimpangan.
“Secara teknis, kami cukup sulit untuk menyimpang dari data karena seluruh proses sudah berbasis aplikasi. Semua bantuan sosial mengacu pada data yang sah,” katanya.
Dirinya mencontohkan, dalam program penanganan kemiskinan, pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan utama. Dengan demikian, penerima bantuan telah melalui proses verifikasi yang jelas dan terdata.
Selain bantuan sosial, pemerintah daerah juga merancang sejumlah program bantuan ekonomi untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan sistem berbasis data tersebut tambahnya, diharapkan penyaluran bantuan dapat lebih tepat sasaran dan transparan, sekaligus mengurangi potensi penyalahgunaan di tingkat pelaksana.
Bappelitbangda Matangkan Skema Bansos 2027, Berbasis Data dan Prioritas Pembangunan
