JAKARTA – Langkah konkret dalam mencetak generasi emas dan memutus belenggu kemiskinan terus dipacu oleh Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Pada Rabu (8/4/2026), Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menyambangi Kantor Kementerian Sosial RI di Jalan Salemba Raya No. 28, Jakarta Pusat, guna memastikan usulan pembangunan Sekolah Rakyat di daerahnya segera terealisasi.
Kehadiran Bupati bersama rombongan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mengupayakan investasi jangka panjang melalui pendidikan gratis yang berkualitas bagi keluarga kurang mampu.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Erwin Burase menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar bangunan fisik, melainkan harapan baru bagi masyarakat Parigi Moutong.
“Kami mempertanyakan sejauh mana perkembangan usulan ini, karena Sekolah Rakyat sangat kami butuhkan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul sekaligus memutus mata rantai kemiskinan dengan menyediakan akses pendidikan bermutu tanpa biaya bagi warga kurang mampu,” ujar Bupati Erwin dengan penuh optimisme.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Wakil Ketua II Sekretariat Bersama (Sekber) Sekolah Rakyat Kemensos RI, Ahmad Juhari. Dalam penjelasannya, Ahmad memberikan kabar menggembirakan bagi masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya Parigi Moutong.
Menurut Ahmad, Kabupaten Parigi Moutong dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan sangat layak untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Dari seluruh wilayah di Sulawesi Tengah, hanya ada empat daerah yang berhasil lolos verifikasi ketat ini, yaitu:
Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Sigi, Kabupaten Tojo Una-Una dan Kabupaten Buol.
Ahmad Juhari mengungkapkan bahwa dari total 120 daerah di Indonesia yang akan ditetapkan, Kabupaten Parigi Moutong masuk dalam Tahap III.
“Saat ini statusnya tinggal menunggu penetapan resmi dari Menteri Sosial RI. Untuk Tahap III, pengumuman akan dilaksanakan pada rentang bulan April hingga Mei 2026,” jelas Ahmad.
Keseriusan audiensi ini terlihat dari jajaran pejabat yang mendampingi Bupati, menunjukkan adanya sinergi lintas OPD untuk mendukung program ini, di antaranya:
Mohamad Irfain (Ketua Komisi I DPRD Parigi Moutong), Idham Karanja (Plt. Kadis Sosial), Syafaat Pampi (Sekretaris Dinas Sosial), Wahyudin A. Takuloe (Kabid Pengembangan dan Keselamatan Dishub), Nurdin Sulaeman (Kasubag Kepegawaian Dinsos)
Dengan lampu hijau dari Kemensos RI ini, harapan masyarakat Parigi Moutong untuk memiliki fasilitas pendidikan yang inklusif dan berkualitas kini tinggal selangkah lagi menuju kenyataan.
SUMBER : DISKOMINFO KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Putus Rantai Kemiskinan, Bupati Parigi Moutong Jemput Bola Pembangunan Sekolah Rakyat ke Kemensos RI
