PALU — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terlibat aktif dalam pendampingan operasionalisasi KKNPKIA dan penyusunan Rencana Aksi Daerah di Hotel Grand Sya, Palu, pada 22–23 Oktober 2026. Pertemuan ini difokuskan untuk memperkuat strategi daerah dalam menekan angka kematian ibu dan anak.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) dalam rangka memperkuat operasionalisasi KKNPKIA untuk periode 2026–2030, sekaligus menindaklanjuti pelaksanaan Refreshment Training yang telah diikuti sebelumnya pada tanggal 17–18 September 2026. Fokus utama pendampingan ini adalah memastikan setiap daerah memiliki rencana aksi yang konkret, terukur, dan terintegrasi untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan anak.
Delegasi Pemkab Parigi Moutong yang hadir dipimpin oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah, didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), serta perwakilan dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Parigi Moutong.
Untuk menjamin efektivitas pendampingan, daerah juga menugaskan staf teknis yang secara langsung bertanggung jawab atas perencanaan dan pengelolaan program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), termasuk aspek kesehatan reproduksi dan program Keluarga Berencana.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lintas tingkat pemerintahan dan mitra pembangunan, antara lain :
Kementerian Kesehatan : Direktur Pelayanan Kesehatan Keluarga, Tim Kerja Kesehatan Reproduksi, Tim Kerja Surveilans Gizi dan Kesehatan Keluarga, serta Direktur Pelayanan Klinis.
Kementerian Dalam Negeri : Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III dan Direktur Perencanaan Anggaran Daerah.
Kementerian PPN/BAPPENAS : Staf Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat, Mikha Noviana, S.K.M., M.P.H., serta NPM NPCU dan Sekretariat NPCU.
Pakar dan Mitra Pembangunan : Nurlely Bethesda Sinaga, MPH; Khoirunurrofik, S.Si, IMRI, M.P.M, M.A., Ph.D; dr. Ratnasari Dwi Cahyanti, Msi. Med, Sp.OG(K), Subsp. Obginsos (Yayasan IPAS); Perwakilan UNFPA; serta dr. Elizabet Catherine Jusuf, Sp.OG, M.Kes (Program Manager SEHAT Sulawesi Tengah).
Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah : Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulteng, Kepala BAPPEDA Provinsi Sulteng, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, Kepala DP2KB Provinsi Sulteng, Kepala BPKAD Provinsi Sulteng, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulteng, serta Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah.
Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan Rencana Aksi Daerah Kabupaten Parigi Moutong dapat semakin matang dan selaras dengan arah kebijakan nasional. Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten ini menjadi langkah penting agar upaya menyelamatkan ibu dan anak di Parigi Moutong dapat berjalan lebih terarah, terkoordinasi, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Sumber : Diskominfo Parigi Moutong
Perkuat Strategi Daerah, Parigi Moutong Terlibat Aktif dalam Pendampingan KKNPKIA
















