PARIGI MOUTONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mengusulkan lebih dari 300 Sekolah Dasar (SD) untuk memperoleh peningkatan sarana dan prasarana melalui Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2026.
Usulan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan, guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik di seluruh wilayah Parimo.
Kepala Bidang Manajemen SD Disdikbud Parimo, Ibrahim menjelaskan, seluruh sekolah yang diusulkan dinilai layak untuk direvitalisasi dan telah diajukan sejak November hingga Desember 2025.
“Pada dasarnya sekolah yang kami usulkan semuanya layak untuk direvitalisasi tahun 2026. Saat ini kami masih menunggu hasil tahapan verifikasi dari kementerian,” ujar Ibrahim, Sabtu (7/2/2026).
Meski demikian, Ibrahim menegaskan tidak seluruh sekolah yang diusulkan akan menerima program revitalisasi karena harus memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku.
Dari ratusan usulan tersebut, pemerintah pusat akan menetapkan sekolah yang benar-benar memenuhi kriteria.
Ia menambahkan, program revitalisasi yang bersumber dari APBN itu juga memungkinkan didukung APBD apabila kemampuan keuangan daerah mencukupi.
Program ini berlaku untuk seluruh sekolah tanpa melihat status dan lokasi, dengan prioritas pada sekolah di wilayah terpencil.
“Selama memenuhi syarat, sekolah akan kami usulkan. Prioritas kami tentu sekolah-sekolah di wilayah terpencil yang membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana,” pungkasnya.
Disdikbud Usulkan Revitalisasi 300 Lebih SD di 2026, Fokus Benahi Infrastruktur Pendidikan












