Reses di Dapil II, Fathia Terjang Jalur Ekstrem demi Serap Aspirasi dan Bantu Lansia

Politik0 Dilihat
banner 468x60

PARIGI MOUTONG – Anggota Legislatif (Anleg) dari PDI Perjuangan, Fathia, melaksanakan rangkaian reses maraton di dua titik strategis wilayah Dapil 2 pada Selasa (21/04/2026).

Selain menyerap aspirasi infrastruktur, srikandi PDI-P ini juga melakukan aksi sosial nyata bagi warga lansia di wilayah terpencil.

Pertemuan pertama diawali di Dusun Taedo, Desa Tomoli Selatan, Kecamatan Toribulu. Untuk mencapai lokasi yang tergolong terpencil ini, Fathia harus menempuh jalur sempit dan ekstrem dengan menggunakan sepeda motor, lantaran akses jalan yang belum memadai untuk kendaraan roda empat.

Kedatangan Politisi PDI-P ini disambut hangat oleh Kepala Desa Tomoli Selatan, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Dalam dialog tersebut, masalah keselamatan warga menjadi isu paling krusial yang dilaporkan; kondisi sungai yang kian melebar kini mengancam pemukiman penduduk.

“Warga sangat mengharapkan pembangunan beronjong. Jika tidak segera ditangani, ini sangat berbahaya karena arus sungai terus mengikis lahan pemukiman mereka,” ujar Fathia usai mendengarkan keluhan warga. Selain beronjong, masyarakat Taedo juga mengusulkan perbaikan akses jalan serta bantuan bibit kakao untuk menunjang sektor pertanian.

Selain Menyerap aspirasi Fathia juga bergerak untuk Aksi Kemanusiaan di Maninili Barat. Sebagai Titik Kedua Resesnya, Thia menggelar pertemuan di Desa Maninili Barat yang dihadiri jajaran pemerintah desa, tokoh perempuan, hingga warga dari dusun terpencil Padoma. Dalam kesempatan ini, warga mengusulkan program listrik tenaga surya (PLTS), pengadaan alat kuliner, tenda besi, serta bantuan bibit kakao.

Suasana haru mewarnai kegiatan saat Fathia menyerahkan 21 paket sembako khusus untuk lansia serta bantuan kasur busa bagi warga kurang mampu di desa tersebut. Tak berhenti di situ, Fathia secara khusus mengunjungi langsung kediaman Bapak Harjun, seorang lansia kurang mampu, untuk menyerahkan bantuan sembako dan kasur lipat.

“Kami tidak hanya datang untuk mendengar, tetapi juga berupaya meringankan beban warga secara langsung. Terkait kondisi Bapak Harjun, saya sudah berkoordinasi dengan Plt. Camat Tinombo Selatan untuk segera mencarikan solusi jangka panjang bagi beliau,” tegasnya.

Melalui reses ini, Fathia menegaskan komitmennya untuk mengawal usulan infrastruktur di meja legislatif sambil terus menjalankan misi kemanusiaan bagi warga di pelosok Parigi Moutong.


Sumber: Laporan Tim Pendamping Reses

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *