Pimpinan Parigi Moutong Kompak ke Jakarta, Audensi Bersama Kementrian Transmigrasi

Headline0 Dilihat
banner 468x60

Jakarta – Tiga pimpinan Pemkab Parigi Moutong, bupati, wakil bupati dan sekretaris daerah ramai ramai ke Jakarta, audensi bersama Kementrian Transmigrasi, dorong penguatan kawasan Transmigrasi Bahari Tomini Raya, Selasa, Selasa (03/03/2026), bertempat di Ruang Rapat Menteri Transmigrasi RI, Jakarta Selatan.

Selain tiga pimpinan tersebut, turut mendampingi Asisten Perekonomian Aswini Dimpel, Tenaga Ahli, Zulfinahri serta sejumlah pimpinan OPD.

Rombongan Pemkab Kabupaten Parigi Moutong diterima langsung oleh Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman, didampingi Dirjen PPK Trans Sigit Mustofa Nurudin, Plh Dirjen PEPMT Nirwan Ahmad Helmi, Staf Khusus Menteri, Sesditjen PPK Trans, serta jajaran direktur lingkup Kementerian Transmigrasi

Dalam pemaparannya, Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase menyampaikan sejarah singkat masuknya program transmigrasi di Kabupaten Parigi Moutong yang dimulai sejak tahun 1962, dengan kedatangan 52 KK (248 jiwa) asal Bali di Satuan Pemukiman (SP) Nambaru, Desa Sumber Sari, Kecamatan Parigi Selatan.

Program tersebut berlanjut pada tahun 1967 dan 1968 dengan kedatangan 295 KK (1.453 jiwa) dari Bali dan Jawa di SP Torue dan SP Tolai. Pada tahun-tahun berikutnya, transmigran juga berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, DIY, Bali, NTB, serta program APPDT, swakarsa, pengungsi Poso, TPS dan TMS.

Bupati menegaskan bahwa kawasan transmigrasi telah menjadi pilar penting pembangunan daerah dan berkontribusi besar terhadap sektor pertanian, perkebunan dan perikanan.

Kawasan Transmigrasi Bahari Tomini Raya memiliki potensi komoditas unggulan yang signifikan, antara lain :
▪︎. Durian: 903,9 ton/tahun
▪︎. Padi: 3.742 ton/tahun
▪︎. Kelapa: 8.975 ton/tahun
▪︎. Kakao: 2.437 ton/tahun
▪︎. Perikanan tangkap 8.134 ton/tahun
▪︎. Perikanan budidaya 2.759 ton/tahun

Potensi tersebut dinilai sangat strategis untuk dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis agro-maritim.

Namun demikian, Bupati juga memaparkan sejumlah permasalahan yang masih dihadapi, di antaranya:

●. Tingginya angka kemiskinan yang mencapai 117.432 jiwa.
●. Kerusakan infrastruktur jalan sepanjang 192,75 km dari total 330,61 km jalan kawasan.
●. Kerusakan 6 daerah irigasi dengan luas areal 1.008 hektare.
●. Terbatasnya akses permodalan dan minimnya dukungan teknologi peralatan perikanan serta pengolahan hasil pertanian.

“Kami berharap dukungan pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Usulan Strategis Pemerintah Daerah
Dalam audiensi tersebut, Pemda Parigi Moutong mengusulkan :
1. Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi
~. Pembangunan RTJK sisa daya tampung (SDT), Pembangunan jalan lingkungan kawasan, Pembangunan tanggul abrasi pantai, Pembangunan drainase tipe 70

2. Pengembangan Ekonomi Kawasan dan Pemberdayaan Transmigrasi
~. Pengembangan lahan usaha kapal tangkap dan bagan apung, Pembangunan sentral pelelangan ikan, Pengembangan wisata bahari transmigrasi, Pengembangan koperasi nelayan Merah Putih

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman merespons positif berbagai usulan tersebut dan menyampaikan bahwa seluruh proposal akan dipelajari serta dibahas lebih lanjut di tingkat kementerian.

Beliau juga memberikan arahan agar Pemerintah Daerah membangun kepercayaan dengan pemerintah pusat melalui fokus program pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja.

“Fokus Kementerian Transmigrasi adalah peningkatan produktivitas masyarakat dengan membuka lapangan kerja melalui pembangunan ekosistem ekonomi, seperti pengembangan desa modern,” ungkap Menteri.

Selain itu, Menteri juga menyampaikan adanya calon investor asal Tiongkok yang berminat menanam komoditas kelapa dengan kebutuhan lahan sekitar 2.000 hektare, dan meminta agar Pemda dapat memfasilitasi kesiapan lahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan Pemerintah Pusat guna mendorong transformasi kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif, modern, dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berkomitmen untuk terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat transmigrasi melalui pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, serta kolaborasi investasi yang berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan.

Sumber : Diskominfo Kabupaten Parigi Moutong.

banner 336x280

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *