Wagub Sulteng Minta Kadin Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Daerah0 Dilihat
banner 468x60

PALU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berharap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mampu mengambil peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah pada 2026.

Kadin dinilai harus menjadi motor penggerak investasi, penguatan sektor usaha, serta penciptaan lapangan kerja di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

“Kadin salah satu wadah berkumpulnya para pengusaha di daerah, maka melalui jaringan mereka kami harap dapat meningkatkan investasi daerah supaya ekonomi semakin tumbuh,” kata Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A Lamadjido saat menghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VIII Kadin Sulteng di Palu, Rabu, 20 Mei 2026 

Ia mengemukakan Kadin memiliki peran strategis dalam dunia investasi, maka perlu kolaborasi dalam mengajak para investor membangun bisnis di Sulteng.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Sulteng pada triwulan I 2026 tumbuh 8,32 persen, yang mana pertumbuhan itu ditopang industri pengolahan dari sektor pertambangan nikel. 

“Sulteng memiliki beragam potensi ekonomi, baik itu sektor pertanian, perkebunan, kelautan, perikanan, pertambangan hingga jasa dan perdagangan namun belum terkelola optimal, maka Kadis harus mengambil peran itu guna optimalisasi potensi-potensi tersebut,” ujarnya. 

Ia memaparkan kekuatan sektor industri pengolahan ditunjang dengan peningkatan produksi nikel yang tumbuh sekitar 15,9 persen, selain itu sektor penunjang lainnya yakni pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 16,19 persen, serta pertambangan dan penggalian sebesar 14,17 persen.

Saat ini Sulteng secara masif melakukan kegiatan ekspor komoditas durian ke Tiongkok, empat bulan terakhir atau sejak Januari hingga April 2026 sebanyak 1.044 ton dengan nilai pendapatan petani mencapai Rp397 miliar. 

“Durian dapat menjadi sumber ekonomi baru daerah, maka kami menginginkan Kadin sebagai mitra strategis pemerintah mampu memanfaatkan peluang bisnis baru guna memperkuat lini perekonomian daerah,” ucap Reny. 

Di kesempatan itu ia juga mengingatkan Kadin laksanakan Musprov dengan penuh rasa kekeluargaan, saling menghargai, mengedepankan musyawarah dan mufakat. 

“Tidak perlu sampai gontok-gontokan. Kalah dan menang itu hal biasa. Setelah nanti terpilih ketua baru sebagai nakhoda organisasi, saya berharap Kadin Sulteng semakin solid,” kata dia berharap.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed