PARIGI MOUTONG – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Parigi Moutong kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai penggerak ekonomi daerah. Melalui inisiatif dan orkestrasi KADIN, Kabupaten Parigi Moutong resmi mencatat sejarah baru dengan ekspor perdana durian beku ke Tiongkok.
Ekspor perdana sebanyak 27 ton dijadwalkan pada 26 Februari 2026 mendatang, akan dilepas langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di fasilitas produksi PT Silvia Amerta Jaya, Desa Tolai, Kecamatan Torue.
Ketua KADIN Kabupaten Parigi Moutong, Faradiba M. Zaenong, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja strategis KADIN dalam membangun ekosistem ekspor berbasis komoditas unggulan daerah, bukan sekadar momentum seremonial.
“KADIN tidak hanya mendorong ekspor, tetapi membangun jalur. Dari penguatan petani, standari produk, hingga pembukaan akses pasar global. Ekspor perdana ini menandai babak baru hilirisasi pertanian Parigi Moutong,” ujar Faradiba, Selasa 24 Februari 2026
Menurutnya, KADIN mengambil peran sebagai penghubung kepentingan antara petani, asosiasi, dan pelaku industri. Kolaborasi dengan Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia (APDURIN) Kabupaten Parigi Moutong memastikan kualitas produksi di tingkat kebun, sementara kemitraan industri menjamin proses pembekuan berbasis cold storage hingga pemenuhan standar ekspor internasional.
“Melalui peran KADIN, kita dorong petani naik kelas, bernilai tambah, berorientasi pasar, dan berdaya saing global,” tegasnya.
Kehadiran langsung Gubernur Sulawesi Tengah dalam pelepasan ekspor ini menjadi penguatan politik kebijakan terhadap langkah KADIN dalam mendorong industrialisasi pertanian dan ekspansi pasar internasional.
Kegiatan tersebut dijadwalkan dihadiri sekitar 300–400 undangan, terdiri dari unsur Forkopimda, pemerintah kecamatan dan desa, petani, pelaku usaha, serta mitra perdagangan.
Ekspor perdana durian beku ini menegaskan posisi KADIN Parigi Moutong sebagai penggerak ekonomi daerah, mengantar komoditas lokal menembus pasar global, sekaligus membuka jalan baru bagi masa depan pertanian yang bernilai tambah dan berkelanjutan.
KADIN Parigi Moutong Antar Petani ke Pasar Dunia Lewat Ekspor Durian Beku ke Tiongkok













