PARIGI MOUTONG – Satuan Tugas Penegakan Hukum Lingkungan (Satgas PHL) Kabupaten Parigi Moutong bersiap melakukan langkah tegas menyusul laporan mengenai kembalinya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Desa Torono dan Desa Salubanga, Kecamatan Sausu.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, para pelaku perusakan lingkungan tersebut dilaporkan telah melakukan kembali aktivitas harian mereka.
Bahkan, di beberapa titik koordinat, sejumlah oknum penambang terpantau sudah mulai mengoperasikan peralatan mereka kembali, mengabaikan status kawasan yang ada.
Sekretaris Satgas PHL Kabupaten Parigi Moutong, Muhammad Idrus, dalam konfirmasi via telepon menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau dinamika data di lapangan.
Meski sebelumnya pada medio Ramadan aktivitas di Desa Torono dilaporkan sempat berhenti, laporan terbaru mengenai kembalinya para penambang ini menjadi catatan serius bagi tim.
“Rencananya di April ini kita mau turun lapangan lagi. Kami sedang menunggu stabilitas anggaran operasional. Setelah itu, kami akan melakukan pertemuan internal dengan personel baru di Satgas untuk menyamakan persepsi sebelum peninjauan langsung dilakukan,” tegas Idrus, Kamis 26 Maret 2026.
Ancaman Terhadap Kawasan Lindung
Keberadaan aktivitas PETI ini kata Idrus, menjadi perhatian khusus bagi publik di wilayah Parigi Moutong, mengingat letak geografisnya yang berisiko tinggi.
Idrus membenarkan bahwa sebagian wilayah di Salubanga ditengarai masuk dalam kawasan hutan lindung atau konservasi, sementara wilayah Torono berada di area penyangga.
Langkah Satgas PHL selanjutnya akan difokuskan pada, Verifikasi Faktual guna memastikan sejauh mana kerusakan lingkungan yang telah terjadi akibat aktivitas yang baru dimulai kembali tersebut.
Selain itu pihaknya bakal melakukan tindakan sesuai tupoksi Satgas terhadap oknum yang terbukti melanggar batas wilayah hutan lindung.
ditambahkannya, mengingat adanya perubahan struktur personel, penguatan internal menjadi prioritas sebelum aksi lapangan dimulai.
“Kembalinya para penambang ini menuntut respons cepa guna mencegah kerusakan ekosistem yang lebih parah di wilayah selatan Kabupaten Parigi Moutong,” imbuhnya.
Satgas PHL Parigi Moutong Siap Turun Lapangan, Ada Aktivitas PETI di Sausu


















